Thursday, 12 February 2015

MACD


Diciptakan oleh Gerald Appel pada tahun 1960-1970-an.  Indikator  ini dihitung dengan menilai  korelasi antara dua EMA (Exponential Moving Average) yang berbeda periode waktunya (EMA 12 dan EMA 26).  Sedangkan signal line adalah EMA  dari  MACD line itu sendiri.  Standar signal line yang ditetapkan oleh penemunya adalah 9 hari.  Tekhnik MACD ini mengubah Moving Average yang pada dasarnya berkarakteristik lagging indicator menjadi bentuk  leading indicator (momentum oscillator).  Indikator ini terdiri dari dua bagian yaitu MACD histogram dan MACD line itu sendiri.  MACD line terbagi atas tiga bagian yaitu signal line, center line (garis nol) dan MACD line. Area di bawah center line disebut area negatif, sedangkan area di atas center line disebut area positif. 
Tampilan garis2 MACD dapat diubah menjadi bentuk MACD Histogram.  Histogram tersebut terdiri dari batang2 yang menghadap ke bawah atau ke atas center line.  Fungsi kedua indikator ini sama persis, hanya berbeda cara pembacaannya.  Apabila MACD line memotong ke atas signal line, maka pada MACD Histogram akan terbentuk bar pertama yang mengarah ke atas dari center line (sinyal beli) ® lihat lingkaran hijau.  Bila MACD line memotong ke bawah signal line, maka pada MACD Histogram akan terbentuk bar pertama yang mengarah ke bawah dari center line (sinyal jual) ® lihat lingkaran merah.

MACD line dan MACD histogram dapat digabungkan dalam satu bagan oscillator, seperti tampak pada chart di bawah ini,

No comments:

Post a Comment