Diciptakan oleh
Gerald Appel pada tahun 1960-1970-an.
Indikator ini dihitung dengan
menilai korelasi antara dua EMA (Exponential
Moving Average) yang berbeda periode waktunya (EMA 12 dan EMA 26). Sedangkan signal line adalah EMA dari MACD
line itu sendiri. Standar signal line
yang ditetapkan oleh penemunya adalah 9 hari.
Tekhnik MACD ini mengubah Moving Average yang pada dasarnya
berkarakteristik lagging indicator menjadi
bentuk leading indicator (momentum oscillator). Indikator
ini terdiri dari dua bagian yaitu MACD histogram dan MACD line itu
sendiri. MACD line terbagi atas tiga
bagian yaitu signal line, center line (garis nol) dan MACD line. Area di bawah
center line disebut area negatif, sedangkan area di atas center line disebut
area positif.


Tampilan garis2 MACD dapat diubah
menjadi bentuk MACD Histogram. Histogram
tersebut terdiri dari batang2 yang menghadap ke bawah atau ke atas center line. Fungsi kedua indikator ini sama persis, hanya
berbeda cara pembacaannya. Apabila MACD
line memotong ke atas signal line, maka pada MACD Histogram akan terbentuk bar
pertama yang mengarah ke atas dari center line (sinyal beli) ®
lihat lingkaran hijau. Bila MACD line memotong ke bawah signal line,
maka pada MACD Histogram akan terbentuk bar pertama yang mengarah ke bawah dari
center line (sinyal jual) ® lihat lingkaran merah.
MACD line dan MACD
histogram dapat digabungkan dalam satu bagan oscillator, seperti tampak pada
chart di bawah ini,

No comments:
Post a Comment